Seseorang yang memiliki masalah terhadap kemampuan indra perasanya,
mungkin dirinya tidak menerapkan diet yang sehat. Sebuah studi menemukan
bahwa orang-orang yang melakukan diet sehat dapat memiliki indera
perasa yang tajam. Berikut adalah 10 cara untuk mempertajam indra
perasa, antara lain:Seseorang yang memiliki masalah terhadap kemampuan indra perasanya,
mungkin dirinya tidak menerapkan diet yang sehat. Sebuah studi menemukan
bahwa orang-orang yang melakukan diet sehat dapat memiliki indera
perasa yang tajam. Berikut adalah 10 cara untuk mempertajam indra
perasa, antara lain:Seseorang yang memiliki masalah terhadap kemampuan indra perasanya,
mungkin dirinya tidak menerapkan diet yang sehat. Sebuah studi menemukan
bahwa orang-orang yang melakukan diet sehat dapat memiliki indera
perasa yang tajam. Berikut adalah 10 cara untuk mempertajam indra
perasa, antara lain:
Sajikan makanan secara alami
Sajikan
makanan yang Anda masak dengan cara alami dan hindari penyajian yang
terlalu mewah. Jika Anda memasak ikan, buatlah penyajiannya agar tetap
tampak seperti ikan. Indera perasa akan bertambah kuat jika otak dapat
menghubungkan antara apa yang Anda lihat dengan apa yang Anda makan.
Tetap terhidrasi
Minum
segelas air setiap jam atau setidaknya 8 gelas sehari dapat mencegah
mulut terlalu kering. Mulut yang kering karena pengaruh konsumsi obat
atau dehidrasi dapat mempengaruhi indera perasa.
Kurangi makanan yang mengandung kadar gula dan garam yang tinggi
Makanan
olahan mengandung gula dan garam dalam jumlah tinggi yang dapat
mengganggu fungsi indera perasa. Periksalah label gizi pada kemasan
makanan, jika makanan tersebut mengandung lebih dari 200 mg sodium per
porsi, beralihlah ke merek yang lebih rendah garam. Demikian pula
berlaku pada kadar gula dalam makanan.
Penuhi kebutuhan zat seng
Makanlah
makanan yang mengandung zat seng seperti pada tiram. Kekurangan seng
berkontribusi pada hilangnya kemampuan mengenali bau serta rasa.
Menunggu sampai lapar
Makanlah
hanya ketika Anda merasa lapar. Indra penciuman dan perasa akan
bertambah kuat jika Anda merasa lapar dan akan lebih mengenali segala
jenis bau dan rasa.
Makan bersama
Studi menemukan bahwa makan di hadapan orang lain membuat rasa makanan lebih baik daripada makan sendirian.
Bumbui masakan dengan rempah-rempah
Tambahkan
bumbu rempah-rempah ke dalam masakan Anda untuk membuat syaraf indra
perasa terbiasa dengan rasa yang kuat. Gunakan rempah-rempah seperti
cabe, ketumbar, kunyit dan lain sebagainya untuk menghidupkan rasa
makanan.
Mengunyah makanan secara menyeluruh
Kunyahlah
makanan secara perlahan dan menyeluruh. Hal ini dapat membuat makanan
melepaskan lebih banyak rasa dan memperpanjang waktu makanan dalam
mulut, sehingga menghabiskan lebih banyak untuk melakukan kontak dengan
saraf indra perasa.
Memvariasikan makanan
Ketika ada
beberapa jenis makanan di atas piring Anda, alih-alih makan steak
sekaligus, selingilah dengan makan kentang atau buncis. Dengan
memvariasikan aroma dan rasa makanan, dapat membuat saraf perasa dan
penciuman Anda tidak mudah bosan.
Hindari makan makanan yang terlalu panas
Hindari makan makanan yang sangat panas karena dapat merusak indera perasa Anda.
Sajikan makanan secara alami
Sajikan
makanan yang Anda masak dengan cara alami dan hindari penyajian yang
terlalu mewah. Jika Anda memasak ikan, buatlah penyajiannya agar tetap
tampak seperti ikan. Indera perasa akan bertambah kuat jika otak dapat
menghubungkan antara apa yang Anda lihat dengan apa yang Anda makan.
Tetap terhidrasi
Minum
segelas air setiap jam atau setidaknya 8 gelas sehari dapat mencegah
mulut terlalu kering. Mulut yang kering karena pengaruh konsumsi obat
atau dehidrasi dapat mempengaruhi indera perasa.
Kurangi makanan yang mengandung kadar gula dan garam yang tinggi
Makanan
olahan mengandung gula dan garam dalam jumlah tinggi yang dapat
mengganggu fungsi indera perasa. Periksalah label gizi pada kemasan
makanan, jika makanan tersebut mengandung lebih dari 200 mg sodium per
porsi, beralihlah ke merek yang lebih rendah garam. Demikian pula
berlaku pada kadar gula dalam makanan.
Penuhi kebutuhan zat seng
Makanlah
makanan yang mengandung zat seng seperti pada tiram. Kekurangan seng
berkontribusi pada hilangnya kemampuan mengenali bau serta rasa.
Menunggu sampai lapar
Makanlah
hanya ketika Anda merasa lapar. Indra penciuman dan perasa akan
bertambah kuat jika Anda merasa lapar dan akan lebih mengenali segala
jenis bau dan rasa.
Makan bersama
Studi menemukan bahwa makan di hadapan orang lain membuat rasa makanan lebih baik daripada makan sendirian.
Bumbui masakan dengan rempah-rempah
Tambahkan
bumbu rempah-rempah ke dalam masakan Anda untuk membuat syaraf indra
perasa terbiasa dengan rasa yang kuat. Gunakan rempah-rempah seperti
cabe, ketumbar, kunyit dan lain sebagainya untuk menghidupkan rasa
makanan.
Mengunyah makanan secara menyeluruh
Kunyahlah
makanan secara perlahan dan menyeluruh. Hal ini dapat membuat makanan
melepaskan lebih banyak rasa dan memperpanjang waktu makanan dalam
mulut, sehingga menghabiskan lebih banyak untuk melakukan kontak dengan
saraf indra perasa.
Memvariasikan makanan
Ketika ada
beberapa jenis makanan di atas piring Anda, alih-alih makan steak
sekaligus, selingilah dengan makan kentang atau buncis. Dengan
memvariasikan aroma dan rasa makanan, dapat membuat saraf perasa dan
penciuman Anda tidak mudah bosan.
Hindari makan makanan yang terlalu panas
Hindari makan makanan yang sangat panas karena dapat merusak indera perasa Anda.
Sajikan makanan secara alami
Sajikan
makanan yang Anda masak dengan cara alami dan hindari penyajian yang
terlalu mewah. Jika Anda memasak ikan, buatlah penyajiannya agar tetap
tampak seperti ikan. Indera perasa akan bertambah kuat jika otak dapat
menghubungkan antara apa yang Anda lihat dengan apa yang Anda makan.
Tetap terhidrasi
Minum
segelas air setiap jam atau setidaknya 8 gelas sehari dapat mencegah
mulut terlalu kering. Mulut yang kering karena pengaruh konsumsi obat
atau dehidrasi dapat mempengaruhi indera perasa.
Kurangi makanan yang mengandung kadar gula dan garam yang tinggi
Makanan
olahan mengandung gula dan garam dalam jumlah tinggi yang dapat
mengganggu fungsi indera perasa. Periksalah label gizi pada kemasan
makanan, jika makanan tersebut mengandung lebih dari 200 mg sodium per
porsi, beralihlah ke merek yang lebih rendah garam. Demikian pula
berlaku pada kadar gula dalam makanan.
Penuhi kebutuhan zat seng
Makanlah
makanan yang mengandung zat seng seperti pada tiram. Kekurangan seng
berkontribusi pada hilangnya kemampuan mengenali bau serta rasa.
Menunggu sampai lapar
Makanlah
hanya ketika Anda merasa lapar. Indra penciuman dan perasa akan
bertambah kuat jika Anda merasa lapar dan akan lebih mengenali segala
jenis bau dan rasa.
Makan bersama
Studi menemukan bahwa makan di hadapan orang lain membuat rasa makanan lebih baik daripada makan sendirian.
Bumbui masakan dengan rempah-rempah
Tambahkan
bumbu rempah-rempah ke dalam masakan Anda untuk membuat syaraf indra
perasa terbiasa dengan rasa yang kuat. Gunakan rempah-rempah seperti
cabe, ketumbar, kunyit dan lain sebagainya untuk menghidupkan rasa
makanan.
Mengunyah makanan secara menyeluruh
Kunyahlah
makanan secara perlahan dan menyeluruh. Hal ini dapat membuat makanan
melepaskan lebih banyak rasa dan memperpanjang waktu makanan dalam
mulut, sehingga menghabiskan lebih banyak untuk melakukan kontak dengan
saraf indra perasa.
Memvariasikan makanan
Ketika ada
beberapa jenis makanan di atas piring Anda, alih-alih makan steak
sekaligus, selingilah dengan makan kentang atau buncis. Dengan
memvariasikan aroma dan rasa makanan, dapat membuat saraf perasa dan
penciuman Anda tidak mudah bosan.
Hindari makan makanan yang terlalu panas
Hindari makan makanan yang sangat panas karena dapat merusak indera perasa Anda.
Jumat, 26 Oktober 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar